alat tes MBTI

Februari 11th, 2009 by cakekoapriantono

INFORMASI UMUM MENGENAI MBTI
Memahami diri sendiri sebenarnya bukanlah hal yang sulit. Bayangkan saja, ini kan sesuatu tentang kita sendiri, berarti ‘mestinya’ kita yang lebih tahu tentang diri kita, daripada orang lain. Kita juga yang paling tahu tentang alasan kita melakukan tindakan-tindakan tertentu.
Hanya saja terkadang kita mempertanyakan, “apakah benar saya itu demikian?” Kadang kita merasa kurang percaya diri dalam menilai, tapi ada kalanya juga kita jadi terlalu percaya diri dalam menilai .
Ya, terkadang kita memang membutuhkan cermin untuk bisa menilai diri kita secara obyektif. Cermin itu bisa berupa feedback dari orang lain, maupun melalui alat bantu lainnya, misalnya dengan menggunakan tes/kuesioner/survey, dll.
Tujuan utama tentunya untuk lebih memahami diri secara obyektif. Disebut obyektif karena orang yang memberikan feedback maupun hasil kuesioner tsb, akan mengacu pada suatu standar tertentu, atau membandingkannya dengan populasi tertentu.
Mendengarkan feedback dari orang lain maupun mengisi kuesioner psikologi bisa memperkaya pemahaman kita tentang diri sendiri. Kalau pinjam istilahnya Johari Window, hal ini ditujukan untuk memperluas bagian yang diketahui oleh diri sendiri.
Myers-Briggs Type Indicator™(MBTI) dirancang untuk menolong Anda untuk memahami dengan lebih baik minat dan gaya pengambilan keputusan Anda. MBTI merupakan instrumen yang dipakai secara meluas dalam konseling, organisasi bisnis dan keagamaan, dan lintas budaya.
MBTI berguna untuk mengenali perilaku Anda dalam memperoleh dan memproses informasi, mengambil keputusan, dan cara Anda berhubungan dengan dunia. MBTI membantu untuk mengenali rangkaian pilihan atau preferensi Anda. Pilihan-pilihan perilaku ini memberi pemahaman mendalam tentang gaya kepemimpinan, gaya kerja, dan gaya komunikasi Anda.
MBTI mengukur pilihan, bukan kecakapan, kemampuan atau pengembangan diri yang dicapai. MBTI bersifat deskriptif, bukan bersifat menentukan. MBTI didasari oleh orientasi kekal, bukan penekanan yang bersifat sementara.
Aplikasi Praktis
•    Memahami diri sendiri
•    Memahami orang lain
•    Menghargai perbedaan
•    Pengembangan diri
•    Memilih karir
•    Team building
•    Penyelesaian konflik
•    Memperbaiki komunikasi
MBTI tidak Mengukur
•    Gangguan kejiwaan
•    Abnormalitas
•    Emosi
•    Trauma
•    Daya Belajar
•    Tingkat kedewasaan
•    Penyakit
•    Intelegensia
MBTI Mengukur Preferensi
•    Bagian keberadaan kita
•    Tidak ada benar salah
•    Tidak ada kurang – lebih baik
MBTI atau Myers-Briggs Type Indicator sendiri merupakan instrumen tes yang sangat populer di kalangan pemerhati kepribadian individu. MBTI dikembangkan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya yang bernama Isabel Briggs Myers (dari merekalah kemudian nama MBTI berasal) pada era Perang Dunia II untuk membantu para pencari kerja menemukan tipe pekerjaan yang paling cocok untuk mereka : apakah mereka cocok menjadi pilot, manajer, dokter, atau bos mafia?
MBTI sendiri pada dasarnya peta psikologis yang bersandar pada empat dimensi utama yang saling berlawanan (dikotomis), yakni :
1. Extrovert (E) vs. Introvert (I). Ekstrovert artinya tipe pribadi yang suka bergaul, menyenangi interaksi sosial dengan orang lain, dan berfokus pada the world outside the self. Sebaliknya tipe introvert adalah mereka yang senang menyendiri, reflektif, dan tidak begitu suka bergaul dengan banyak orang. Orang introvert lebih suka mengerjakan aktivitas yang tidak banyak menutut interaksi semisal membaca, menulis, dan berpikir secara imajinatif.
2. Sensing (S) vs. Intuitive (N). Tipe dikotomi kedua ini melihat bagaimana seseorang memproses data. Sensing memproses data dengan cara bersandar pada fakta yang konkrit, factual facts, dan melihat data apa adanya. Sensing adalah concrete thinkers. Sementara tipe intuitive memproses data dengan melihat pola dan impresi, serta melihat berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Intutive adalah abstract thinkers.
3. Thinking (T) vs. Feeling (F). Tipe dikotomi yang ketiga ini melihat bagiamana orang berproses mengambil keputusan. Thinking adalah mereka yang selalu menggunakan logika dan kekuatan analisa untuk mengambil keputusan. Sementara feeling adalah mereka yang melibatkan perasaan, empati serta nilai-nilai yang diyakini ketika hendak mengambil keputusan.
4. Judging (J) vs. Perceiving (P). Tipe dikotomi yang terakhir ini ingin melihat derajat fleksibilitas seseorang. Judging disini bukan berarti judgemental (atau menghakimi). Judging disini diartikan sebagai tipe orang yang selalu bertumpu pada rencana yang sistematis, serta senantiasa berpikir dan bertindak secara sekuensial (tidak melompat-lompat). Sementara tipe perceiving adalah mereka yang bersikap fleksibel, adaptif, dan bertindak secara random untuk melihat beragam peluang yang muncul.
Dalam MBTI, ada 4 dikotomi mengenai aspek-aspek yang mempengaruhi perilaku seseorang, yaitu:
1.    Bagaimana/dari mana seseorang memperoleh energi; apakah dari luar diri (extravert/E), atau dari dalam diri (introvert/I).
2.    Bagaimana seseorang mendapatkan informasi; apakah melalui panca indra (sensing/S) atau imajinasi (intuiting/N),
3.    Bagaimana seseorang membuat keputusan; apakah berdasarkan pemikiran (thinking/T) atau perasaan (feeling/F),
4.    Bagaimana orientasi kehidupan seseorang; apakah dengan menilai (judging/J) atau dengan memahami (perceiving/P).

menerima atau berusaha

Februari 10th, 2009 by cakekoapriantono

Kita seringkali terlalu membuang-buang waktu dan tenaga
merasa resah tentang hal-hal yang di luar pengendalian
kita. Kita berusaha keras mengendalikan orang-orang atau
hal-hal yang tidak terkendalikan, memanipulasi sana-sini
dan mendapatkan dengan rasa frustasi bahwa segala upaya
kita percuma saja. Empat dari hal-hal yang lazim tak
terkendalikan dalam hidup kita adalah:

1. Orang lain
Kita tak dapat mengubah atau mengendalikan teman hidup,
anak-anak, atasan, atau teman sekerja kita, walaupun kita
ingin.

2. Warisan kita
Kita tak dapat memilih keluarga tempat kita dilahirkan,
atau apakah kita dilahirkan sebagai anak laki-laki atau
perempuan

3. Masa lalu kita
Ada di antara kita yang ingin mengubah sesuatu dari masa
lalunya. Dosa-dosa, kesalahan, keputusan buruk, salah pilih
tikungan - semuanya menghantui kita, dan kita sering
membayangkan bagaimana hidup itu seandainya kita dapat
mengendalikan masa lalu itu. Kita tahu, tidak ada yang
dapat kita lakukan untuk mengubah masa lalu kita.

4. Lingkungan kita dan keadaan sekitar
Ada banyak hal-hal lingkungan dalam hidup kita yang tak
terkendalikan: keadaan ekonomi, pengemudi mabuk yang
melenceng melenceng mobilnya sehingga menabrak mobil Anda,
biaya hidup, cuaca, dan sebagainya.

Kalau kita berusaha mengendalikan yang tak terkendalikan,
hampir selalu berakhir dengan rasa frustasi dan kekecewaan,
dan kita sangat merugikan diri kita. Kalau kita coba
mengendalikan orang-orang yang tak terkendalikan dalam
hidup kita, apa yang sebenarnya terjadi adalah bahwa kita
membiarkan mereka menghancurkan sukacita kita. Mengetahui
bahwa kita tidak dapat mengendalikan mereka tetapi masih
terus berusaha, membuat kita berada dalam kuasa mereka.
Kebahagiaan kita, damai sejahtera, atau kesenangan kita
bergantung dari kelakuan, prestasi atau sikap mereka.
Kemudian, ketika kita frustasi karena kita tidak dapat
mengendalikan yang tak terkendalikan, kita cenderung
melampiaskan kekecewaan kita pada Tuhan. Persekutuan kita
terputus dan kita menderita karena tidak mendapat kasih dan
kekuatanNya untuk membantu kita. Tuhan tidak menelantarkan
kita; Ia tidak meninggalkan atau mengabaikan kita. Tuhan
mampu dan siap untuk mengambil hal atau orang yang tak
terkendalikan dan memikul beban itu bagi Anda. Ia berada di
sana untuk memberi Anda segala bantuan dan dukungan yang
Anda butuhkan. Tuhan tidak akan ambil alih sebelum Anda
mengaku bahwa permasalahannya sudah di luar pengendalian
Anda.

Ada hal-hal dalam hidup kita yang dapat kita kendalikan :

1. Hubungan kita dengan Tuhan Hal itu memerlukan rasa
terikat, disiplin dan keinginan. Bila hubungan Anda dengan
Tuhan lebih penting daripada apapun, Anda memiliki kekuatan
untuk mengatasi hal yang tak terkendalikan.

2. Pikiran kita. Jika Anda mempunyai kecenderungan
memikir-mikirkan hal-hal yang salah, membayangkan yang
paling buruk, memikirkan hal-hal negatif, dan membiarkan
pikiran Anda dikendalikan oleh keadaan sekitar, Anda tak
akan pernah menang atas hal yang tak terkendalikan.

3. Lidah kita. Begitu banyak kerusakan terjadi setiap hari
karena lidah-lidah yang tidak terkendali. Betapa perlunya
kita mengendalikan lidah kita dan kata-kata yang kita
ucapkan. Hubungan akan sangat membaik jika kita dapat
mengendalikan lidah kita.

4. Sikap kita Sekalipun keadaanmu begitu buruk, tidak ada
yang dapat memaksamu bersikap buruk kalau Anda sendiri
tidak mau, dan sekalipun keadaanmu begitu baik, tidak ada
yang dapat memaksamu bersikap baik kalau Anda sendiri tidak
mau. Sikap kita merupakan pilihan kita sendiri.

5. Integritas kita. Kita dapat mengendalikan integritas
kita. Apakah Anda bertindak jujur sepenuhnya dalam semua
bidang kehidupan ? Apakah Anda dikenal sebagai orang yang
dapat diandalkan ?

Jika kita menggunakan waktu dan tenaga kita hanya untuk
mengendalikan yang dapat kita kendalikan, akan tersisa
cukup kekuatan dan kearifan untuk menangani hal-hal yang
tak terkendalikan. Kita tidak banyak membuang-buang waktu
mengalami frustasi karena orang-orang atau hal-hal yang tak
terkendalikan, karena kita terlalu sibuk untuk
mengendalikan yang terkendalikan. Jika Anda dapat
mengendalikan yang dapat dikendalikan, Anda dapat menangani
yang tidak terkendalikan.

Sumber : Bagaimana Tetap Bertumbuh Berkembang Dari Jam 9
Pagi Sampai Jam 5 Sore oleh Mary Whelchel
(”How to remain growing from 9 am to 5 pm” by Mary
Whelchel - Professional Books Publisher)

Dedikasi tuk “Chika”

Februari 5th, 2009 by cakekoapriantono

Boleh saja kita menganggap wanita adalah sebuah “permainan” dan “petualangan” seru, tapi tidaklah perlu kita membalas kenikmatan yang mereka berikan dengan menyebarkan foto2 dan video pribadi, itu bukanlah sebuah kebanggaan lelaki namun malah menunjukkan keculasan lelaki

“eko Apriantono”

Hari ini secara kebetulan aku bertemu dengan teman lama di sebuah kafe, dan saat itu kebetulan aku sendiri sehingga aku memutuskan untuk menemani temanku yang juga sedang asyik dengan kesendirian. Dan momen yang tidak boleh aku lepaskan secara sia2 sebab temanku ini adalah orang yang paling kutahu “jago” dan sangat mengusai tentang dunia internet.

Dan akhir dari belajar internet dari temanku hari ini, aku masuk dan terdaftar dalam sebuah situs Indonesia yang menyediakan banyak link2 untuk mendonwload film2 porno yang memang sedang aku cari, namun terdapat sedikit ganjalan, saat kami membuka situs tersebut, Kenapa banyak foto2 dan video pribadi (yang kemungkinan besar tidak seizing pemiliknya ) bisa di upload di situs tersebut ?

Aku bukan orang yang munafik, memang aku mencari film2 porno dan aku menyukai foto2 wanita seksi dengan tanpa busana, bahkan aku mempunyai artis favorit untuk film dalam kategori seks yaitu maria ozama. Namun saat melihat pada salah satu kategori yaitu foto dan film lokal yang diupload di situs tersebut, hatiku bergejolak, pikiranku akhirnya beralih dari nafsu menjadi sebuah empati, aku yakin bahwa foto2 dan video amatir yang diupload banyak yang tidak diketahui oleh pemeran wanitanya akan diupload dalam sebuah situs yang bisa dilihat oleh siapapun. Dan aku yakin mereka bukanlah seperti maria ozama yang memang secara professional bekerja untuk industri seks, mereka hanyalah “korban” dari sebuah keculasan lelaki yang ada di sekitarnya. Bagaimana reaksi wanita2 dalam foto dan video2 tersebut ? bagaimana nasib mereka setelah lingkungan sekitarnya mengetahui tentang foto2 atau video pribadinya ?

Bahkan seorang wanita yang diberi nama “chika”, sangat lengkap foto2nya, dari saat bersama dengan teman2nya sampai dengan foto2 pribadi yang membuat nafsuku bergejolak, dan ditambah lagi dengan video pribadinya, benar2 gadis yang cantik.

Setelah nafsuku reda akibat melihat foto2 chika, aku jadi berpikir bagaimana nasib Chika dalam kehidupan nyata ? siapakah yang tega mengupload foto2 pribadi gadis yang bukan artis seks, bukan artis nasional ini ? masihkah ada kesempatan bagi Chika untuk menjalani kehidupan normal setelah foto dan video pribadianya beredar di internet, di tengah kehidupan masyarakat kita yang sok munafik dan hanya pandai menuntut orang lain untuk sempurna ?

Kadangkala dengan atas nama cinta maka banyak wanita yang rela melakukan apapun untuk lelaki yang dicintainya bahkan bukan hanya merelakan kesuciannya namun sekarang sudah bertambah trennya dengan merelakan di foto telanjang, hanya untuk sebuah bukti atas nama cinta, dan kadang kala banyak wanita yang rela melakukan apapun untuk menjadi “artis” sehingga tanpa sadar masuk dalam perangkap para pengecut.

Untuk Chika dan temanku2 wanita korban kepengecutan lelaki yang foto dan video pribadinya terupload di internet, sebagai lelaki aku meminta maaf yang sebesar-besarnya, andai ada kesempatan maka aku akan menjadi “sahabat” dalam menjalani terjalnya kehidupan kalian.

Aku memang menyukai foto2 seks dan film2 porno tapi tanpa perlu melihat foto2 pribadi dan video yang jelas2 pemiliknya tidak pernah memberi izin untuk dipublikasikan ke umum, sebagai mana aku menyukai harta dan mencari harta dengan bekerja keras tapi aku tidak pernah mencuri harta orang lain. Aku mungkin binatang yang keluar dari banyak aturan agama, namun aku tidak pernah membuat malu dan merugikan orang lain.

Dunia sudah berjalan sangat tua sekali, aku jadi ingin menyanyi lagu dari iwan fals yang berjudul tince sukarti binti mahmud. genjreng….yuk !

Tince Sukarti Binti Mahmud

Tince Sukarti binti Mahmud

Kembang desa yang berwajah lembut

Kuning langsat warna kulitnya

Maklum ayah Arab ibunda Cina

Tince Sukarti binti Mahmud

Ikal mayang engkau punya rambut

Para jejaka tak akan lupa

Kerling nakal Karti memang menggoda

Jangankan lelaki muda terpesona

Yang tua jompo pun gila

Sejuta cinta antri di meja beranda

Sukarti hanya tertawa

Bibirmu hidungmu

Indah menyatu

Tawamu suaramu

Terdengar merdu

Tince Sukarti hobi memang dia bernyanyi

Kasidah, rock and roll, dangdut, keroncong ia kuasai

Tince Sukarti ingin jadi seorang penyanyi

Primadona beken neng Karti selalu bermimpi

Ibu bapaknya enggan memberi restu

Walau sang anak merayu

Tince Sukarti dasar kepala batu

Kemas barang dan berlalu

Tince Sukarti berlari mengejar mimpi

Janji makelar penyanyi orbitkan Sukarti

Janji Sukarti di hati persetan harga diri

Kembang desa layu

Tak lagi wangi seperti dulu

Kembang desa layu

Tak lagi wangi seperti dulu

Tince Sukarti berlari mengejar mimpi

Tince Sukarti berlari dikejar mimpi

“Iwan Fals ( Album Sore Tugu Pancoran 1985 )”

wanita

Februari 5th, 2009 by cakekoapriantono

Tidak pernah dalam kehidupan ini ada satu makhluk yang paling misterius, bagiku, dunia alam jin dan gaib dengan segala mitos dan serba-serbinya tidaklah semisterius makhluk ciptaan Tuhan yang satu ini. Makhluk itu manusia yang berjenis kelamin wanita ? so what dengan wanita ? wanita adalah satu sosok dengan banyak kontras dalam kehidupan ini. Di satu sisi wanita dengan segala kelemahlembutannya cenderung diposisikan sebagai makhluk yang lemah dan perlu mendapat “perlindungan” tertentu dalam masalah haknya. Sedang di sisi lain banyak peristiwa besar yang terjadi di muka bumi ini yang dalang utamanya adalah wanita walupun seringkali yang muncul kepermukaan hanyalah “wayang” laki2.

Ada sebuah fenomena yang menarik saat kita surfing di internet, saat kita menuliskan kata film porno atau gambar porno di sebuah mesin pencari, maka kita akan diantarkan kebanyak situs yang memuat gambar-gambar atau video-video yang mengekspoloitasi wanita Sebagai daya tarik utamanya, selama ini bahkan hampir tidak saya temukan situs yang memajang gambar-gambar atau video-video dengan pria sebagai obyek utamanya ? Fenomena apa ini ?

Tidak bisa dipungkiri bahwa imajinasi yng paling menawan bagi laki2 normal adalah wanita. Mobil, rumah dan jabatan bagi laki2 hanyalah sebuah media untuk mengantarkan untuk pemenuhan sebuah imajinasi mendasar yang ada dalam dirinya, yaitu wanita.

Karena wanita cantik seorang laki2 mampu menjadi seorang “pejuang” untuk mendapatkan kenikmatan dunia, dan karena wanita cantik banyak laki2 menjadi “pecundang” dalam kehidupannya.

Sebagai laki2 aku tidak pernah menganggap wanita sebagai sebuah “piala” kemenangan, namun tanpa wanita aku tidak yakin mampu berjalan dan mencapai semua. Sebagai penutup saya ingin mengajak para pembaca untuk mennyanyikan lagu dari sang maestro musik Indonesia yaitu bang iwan fals dengan lagunya yang berjudul neraka yang asyik, genjreng….yuk !

Neraka Yang asyik

Oh oh oh kenikmatanmu,

Oh oh oh memanggil hasratku,

Bangkitkan khayal biru,

Memacu rindu dan nafsu,

Oh oh oh kau wanita cantik,

Oh oh oh neraka yang asyik,

Diantara gerakmu,

Janjikan surga dan madu,

Setiap jengkal tubuhnya,

Adalah kemesraan,

Namun mampu runtuhkan dunia,

Hanya dengan senyumnya,

Oh oh oh setan yang menarik,

Oh oh oh rumit juga unik,

Semua punya cerita,

Yang sama tapi berbeda,

Oh oh oh keindahannya,

Oh oh oh kelembutannya,

Hadirkan cinta dendam,

Damai dan sengketa,

Setiap jengkal tubuhnya,

Adalah kemesraan,

Namun mampu runtuhkan dunia,

Hanya dengan senyumnya.

“Iwan Fals / Willy & Tommy ( Album Barang Antik 1984 )”

Aku Bukan Pilihan

Desember 27th, 2008 by cakekoapriantono

Aku Bukan Pilihan

Kini ku mengungkap tanya,

Siapakah dirinya,

Yang mengaku kekasihmu itu,

Aku tak bisa memahami,

Ketika malam tiba,

Ku rela kau berada,

Dengan siapa kau melewatinya,

Aku tak bisa memahami,

Aku lelaki tak mungkin,

Menerimamu bila,

Ternyata kau mendua,

Membuatku terluka,

Tinggalkan saja diriku,

Yang tak mungkin menunggu,

Jangan pernah memilih,

Aku bukan pilihan,

Selalu terungkap tanya,

Benarkan kini dia,

Wanita yang kukenal hatinya,

Aku tak bisa memahami,

Tak perlu kau memilihku,

Aku lelaki,

Bukan tuk dipilih.

“Iwan Fals / Pongky ( Album In Collaboration With 2003 )”

Seorang teman yang sedang bersedih karena merasa “di khianati” ceweknya, menyanyikan lagu dari legenda musik Indonesia bang Iwan fals dengan penghayatan yang sangat luar biasa, andai ada team casting yang sedang lewat di depan rumahku, kemungkinan besar temanku ini akan di sodori kontrak untuk sinetron bergenre melonkolis, sangat menyedihkan dan sangat menghayati tiap syair dari lagu di atas

Setelah puas bernyanyi, temanku menceritakan secara kronologis bagaimana ceweknya yang sangat dia cintai ternyata juga mempunyai pacar lain selain dirinya, dan bahkan pacar2 sang cewek ini ada 3 orang, wow …luar biasa kataku dalam hati (ini mungkin yang dinamakan emansipasi dalam hal asmara). Sebagaimana biasa menghadapi orang yang sedang bersedih, maka aku menggunakan telingaku dan menutup erat mulutku, kecuali bunyi2 tertentu yang menunjukkan bahwa aku mendengarkan apa yang dia ceritakan.

Curhat malam itu berakhir setelah jam menunjukkan setengah dua belas malam, dan kebetulan putriku Annabila seperti biasa membunyikan “alarm” karena susu yang ada di botolnya telah habis. Temanku telah pergi, susu anakku telah kubuat namun aku belum bisa memejamkan mata, ada beberapa hal yang mengganjal di otakku, setelah mendengarkan curhat dari temanku

Aku teringat gurauan ludruk dari Cak Kartolo, Wong lanang (lelaki) menang milih wong wedok (perempuan) menang nolak. Benarkah hukum alam memang seperti Itu ? benarkah ini sudah Sunnatullah ? benarkah ini bukan sebuah produk dari budaya yang mengagungkan gender tertentu saja ? dan sebagi produk budaya dalam setiap masa akan selalu mengalami sebuah perubahan

Kalau wanita memilih memang salahnya di mana ? apa memang tidak ada lelaki yang menolak wanita ? lirik lagu dari bang Iwan fals di atas sebenarnya adalah “rekaman” apa yang dilihat dan di saksikan oleh bang iwan dan pongky bahwa dalam kehidupan di sekitarnya bahwa….aku lelaki bukan tuk dipilih.

Selain Rahim yang merupakan anugerah Tuhan untuk wanita, banyak aspek yang membedakan antara wanita dan lelaki, namun perbedaan itu merupakan sebuah pelangi yang indah dalam kehidupan dan bukan sebuah sekat yang menjadi “kasta baru” antara manusia yang berjenis kelamin lelaki dan wanita.

Lagu aku bukan pilihan ini menjadi “bendera” bagi golongan lelaki yang mempunyai persepsi bahwa lelaki bukan untuk di pilih, dan mereka mempunyai hak “istimewa” untuk memilih dan bukan di pilih. Dengan menggunakan asumsi bahwa jumlah wanita lebih banyak di banding lelaki 3 : 1, mungkin ada benarnya, sebab kalau wanita yang memilih akan terjadi pertumpahan darah di mana-mana sedang bila lelaki yang memilih yang ada hanya tumpahan air mata

“bendera” bahwa lelaki bukan tuk dipilih, selayaknya mulai di pertimbangkan untuk di kibarkan setengah tiang, karena saat ini dalam bidang apapun terjadi kompetisi yang seru antara wanita dan lelaki ( kecuali dalam bidang melahirkan, karena secara biologis lelaki tidak mempunyai rahim). Apalagi hanya dalam bidang asmara, arogansi masa lalu biarlah hanya menjadi romantisme yang patut kita kenang namun tidak harus kita pertahankan.

Menikah, mempunyai anak, adalah hasil dari sebuah hubungan yang di dalamnya baik lelaki maupun wanita berhak untuk “memilih” baik dalam fase pacaran maupun dalam fase menikah. Dan kesalahan memilih dalam hal asmara akan mempunyai dampak yang tidak hanya merugikan diri sendiri namun juga anak yang lahir dari “kesalahan” memilih.

Selamat memilih !!!

Wallahua’lam

selamat hari ibu

Desember 24th, 2008 by cakekoapriantono

IBU

 

Ribuan kilo,

Jalan yang kau tempuh,

Lewati rintang,

Untuk aku anakmu,

Ibuku sayang,

Masih terus berjalan,

Walau tapak kaki,

Penuh darah penuh nanah,

Seperti udara,

Kasih yang engkau berikan,

Tak mampu kumembalas,

Ibu… ibu…,

Ingin ku dekat,

Dan menangis dipangkuanmu,

Sampai aku tertidur,

Bagai masa kecil dulu,

Lalu doa doa,

Baluri sekujur tubuhku,

Dengan apa membalas,

Ibu… ibu….

“Iwan Fals ( Album ‘1910’ 1988 )”

Selamat hari ibu kepada semua teman2ku yang menjadi ibu, sedang menuju menjadi ibu dan calon2 ibu semuanya, sebuah lagu dari iwan fals menjadi awal pengantar dan semoga coretan ini bermanfaat bagi semuanya

Ibu adalah sosok sakral dalam kehidupan, dari rahim seorang ibulah Tuhan memberikan awal kehidupan kepada manusia, dan dari rahim seorang ibulah Tuhan menjadikan sebagai “jembatan” yang mengantarkan bayi dari dunia rahim menuju ke dunia nyata.

Bahkan dalam sebuah dogma agama, dibuat kiasan tentang mulia dan begitu sakralnya seorang ibu seperti : Surga ada di telapak kaki ibu. Surga, tempat akhir dan impian kehidupan manusia ada di bawah telapak kaki ibu, penghormatan yang sangat luar biasa bagi para ibu.

Kisah Sangkuriang yang di kutuk menjadi batu oleh ibunya adalah sebuah simbol dari sebuah peradaban yang ingin menunjukkan bahwa betapa seorang ibu mempunyai kekuatan luar biasa untuk “menghukum” anaknya sendiri. Dalam banyak cerita yang berkembang baik yang “berkulit” budaya ataupun agama, ibu adalah figur yang sangat penting dan wajib dihormati, dampak tidak menghormati ibu adalah dosa besar atau yang tragis seperti contoh dalam budaya di atas akhirnya di kutuk menjadi batu.

Ada sebuah pertanyaan nakal dari diri penulis, sebagai seorang anak dan sebagai orang tua, benarkah Ibu masa kini masih bertuah seperti zaman sangkuriang ? benarkah Ibu Masa Kini tidak mengeluarkan kutukan2 buat anaknya yang “nakal” ?.

Perubahan kebudayaan saat ini menjadikan anak tidak hanya mempunyai satu sudut pandang saja dalam hidupnya tetapi mempunyai banyak sudut pandang dalam memahami segala hal, dan apabila Ibu atau orang Tua tidak up to date dengan perubahan budaya saat ini maka benturan kebudayaan dan keyakinan antara ibu dan anak pasti terjadi. Apalagi bila dengan ekstrem ibu mempersamakan kehidupan terkini dengan kehidupan di masa lalunya, jelas bukan hanya benturan tapi akan menjadi kiamat bagi hubungan ibu dan anak. Benturan persepsi atas sebuah perilaku atau fenomena ini dalam banyak kasus cenderung di sikapi oleh orang tua sebagai kenakalan remaja

Syukur Ibu saat ini tidak mempunyai “kesaktian” seperti zaman sangkuriang apabila itu terjadi maka yakinlah, dijalan2 kita akan menemukan banyak anak2 muda menjadi patung2 new sangkuriang akibat dikutuk oleh ibunya.

Ibu dalam kehidupan apapun adalah sosok-sosok sakral yang wajib di hormati, namun sebagai bagian dari kehidupan ibu haruslah mampu ikut berubah dan tidak menjadikan simbol “keibuannya” sebagai Hukum tertinggi dalam “mengarahkan” kehidupan anak.

Mengapa ibu juga harus berubah dan belajar ? sebab lingkungan dan budaya saat ini telah berubah, tanpa ibu berubah dan belajar terhadap perubahan saat ini, maka hubungan ibu dan anak kemungkinan besar akan terganggu, sebab masing2 mempunyai sudut pandang yang berbeda jauh sekali.

Belajar terhadap budaya yang sekarang berkembang dalam kehidupan putra-putrinya adalah sebuah kewajiban yang utama agar hubungan ibu dan anak menjadi harmonis, dan agar generasi muda ke depan mampu mempunyai arah jelas dalam berkompetisi di era global.

Walaupun saya tidak pernah mendengar tentang ayat2 Tuhan atau cerita legenda tentang di kutuknya seorang Ibu akibat salah mendidik anak, saya yakin dampak “kesalahan” dalam mendidik anak ini akan menjadi “bekal atau beban” bagi anak dalam mengarungi kehidupan, saat sang Ibu sebagai figur terpenting salah memberikan bekal bagi anaknya, maka terlalu naïf apabila semua kesalahan ini dilimpahkan sepenuhnya kepada anak-anak muda yang dalam proses Sunnatullah memang cenderung labil dan gampang terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya

Ibunda salah satu artis Indonesia menunjukkan kearifan seorang ibu, saat sang anak terjebak dan menghadapi tuntutan hukum akibat penggunaan narkoba, beliau dengan sangat “jantan” mengatakan bahwa semua yang terjadi pada anaknya bukan hanya kesalahan putrinya, ada peran beliau secara tidak langsung. Pengakuan seorang Ibu bahwa figur ibu tidak selalu benar, yang sangat menunjukkan betapa tulus dan sucinya cinta kasih seorang ibu kepada anaknya

SELAMAT BELAJAR IBU, SELAMAT MEMBERI ARTI, SELAMAT HARI IBU

Wallahu a’lam